Categories
fiksi picisan

Jejak-jejak Laut Bagian 12

Nadia telah kembali ke Aceh. Betapa aku merindukan kehadirannya. Aku ingin selalu berada di dekatnya. Nadia serupa laut tenang yang memberikan kedamaian bagiku. Tapi ia bisa juga menjelma sebagai amuk laut yang membuat kegalauan hatiku berada di ujung keresahan. Aku tidak sabar ingin bertemu dengannya dan mengajak Nadia untuk pergi ke sebuah pantai yang berada […]

Categories
fiksi picisan

Jejak-jejak Laut Bagian 11

Percayakah kalian bahwa ada kehidupan setelah mati? Kehidupan panjang yang hanya menunggu, menunggu ketidakpastian yang nyata, ketidakpastian yang tidak pernah pasti kapan datangnya, itulah kiamat. Orang-orang yang telah mati sepertiku akan selalu berdoa pada Tuhan agar kiamat segera menjemput kami. Jika kiamat tidak pernah datang, kami akan terperangkap di dunia barzah ini, dengan rupa siksa […]

Categories
fiksi picisan

Jejak-jejak Laut Bagian 10

Aku kembali ke Makassar setelah dua bulan berada di Aceh. Kakakku akan menikah, jadi aku harus berada di sampingnya. Selama aku dua bulan di Aceh, aku telah mengunjungi beberapa situs sejarah, pantai-pantai, dan jejak-jejak tsunami. Ada hikmah yang dapat kuambil dari perjalananku ke Aceh. Pertama aku semakin dekat dengan keberadaan Tuhan. Aku kembali mengingat dosa-dosa […]