Corona Ancam Ibadah Umrah

corona ancam ibadah haji

Virus Corona (COVID-19) ancam ibadah umrah bukanlah isapan jempol belaka. Merebaknya Corona di seluruh dunia menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Arab Saudi. Kerajaan Arab Saudi pun mengeluarkan larangan bagi beberapa negara. Wisatawan dan jamaah umrah dari beberapa negara tersebut tidak diizinkan masuk ke Arab Saudi, karena dikhawatirkan akan menyebarkan virus Corona.

Ribuan umat Islam yang ingin melaksanakan ibadah umrah tertahan di beberapa bandara. Mereka tampak kecewa. Tapi kita harus memahami kondisi ini. Arab Saudi hanya ingin melindungi warga negaranya dari ancaman Corona.

Langkah ini diambil karena negara Timur Tengah lain seperti Iran harus berjuang untuk memerangi Corona. Penyebaran Corona di Iran sangat mengkhawatirkan. Bahkan beberapa pejabat negara positif terindikasi Corona seperti wakil presiden Iran untuk urusan perempuan dan keluarga, Masoumeh Ebtekar.

Tidak tanggung-tanggung, Arab Saudi juga memasukkan Indonesia sebagai negara yang dilarang masuk. Padahal kita tahu bahwa Indonesia menyatakan diri bebas dari Corona.

Berikut ini daftar negara-negara terinfeksi Corona versi Arab Saudi:

  • China
  • Korea Selatan
  • Iran
  • Italia
  • China Taipei
  • Hongkong
  • Macau
  • Jepang
  • Thailand
  • Indonesia
  • Malaysia
  • Pakistan
  • Afghanistan
  • Irak
  • Singapura
  • Filipina
  • India
  • Korea Utara
  • Lebanon
  • Suriah
  • Vietnam
  • Somalia
  • Uzbekistan
  • Kazakhastan
  • Azerbaijan
  • Yaman
  • Nigeria

Nasib Jamaah Umrah Indonesia

Ribuan jamaah umrah Indonesia terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah jamaah umrah yang telah tiba di Arab Saudi setelah diumumkan pelarangan ibadah umrah karena Corona. Sedangkan kelompok kedua adalah jamaah umrah yang gagal berangkat setelah diumumkannya larangan ziarah dan umrah ke Arab Saudi.

Nasib jamaah umrah Indonesia yang telah berada di Arab Saudi tampak aman-aman saja. Mereka harus melewati pemeriksaan ketat di sana. Beberapa jamaah umrah bersyukur bisa berada di tanah suci setelah pengumuman tersebut. Arab Saudi tampaknya tidak main-main dengan kebijakan tersebut. Apalagi ibadah puasa dan pelaksanaan ibadah haji tahunan akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Bagi jamaah umrah yang gagal berangkat, nasib mereka akan ditangani oleh pemerintah dan pihak travel. Sehari setelah pengumuman larangan tersebut, terjadi penumpukan di bandara-bandara.

Indonesia beberapa kali menegaskan bahwa negara ini bebas dari Corona. Walaupun demikian, kita tetap harus menghormati keputusan Arab Saudi. Ini penting sekali bagi kita untuk menjaga kepercayaan Arab Saudi karena sebagai salah satu bentuk kepedulian kerajaan untuk mengantisipasi bahaya Corona.

Baca juga: Peristiwa Penting di Bulan Rajab

Namun pemerintah Indonesia tidak tinggal diam. Bagi jamaah umrah yang telah berada di sana akan difasilitasi oleh negara untuk proses pemulangan. Melalui kementerian terkait, pemerintah bersama agen travel akan melakukan langkah terbaik untuk keselamatan dan kenyamanan jamaah umrah.

Kita berharap agar semua jamaah umrah Indonesia selalu diberi kesehatan oleh Allah. Amin. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *