Game Online dan Aktivitas Belajar Siswa

Artikel ini tidak membahas tentang bagaimana pengaruh game online terhadap aktivitas belajar siswa. Artikel singkat ini merupakan opini saya sebagai seorang guru ketika menghadapi siswa-siswa yang hobi bermain game online.

Maraknya anak-anak bermain game online karena mereka bebas memiliki smartphone. Disadari atau tidak, smartphone kadang-kadang juga memberikan dampak buruk bagi anak-anak. Tapi tidak semuanya memang. Ada juga smartphone yang digunakan dengan baik oleh anak-anak misalnya untuk sarana belajar dan mendapatkan informasi yang luas.

Sejujurnya, saya juga seorang gamer. Sebelum menjadi seorang guru, saya sangat hobi bermain video game. Perkembangan teknologi memperkenalkan kepada saya berbagai jenis game online. Saya juga terlibat di dalamnya.

game online, aktivitas belajar siswa, kecanduan game online
Seorang anak sedang bermain game online di malam hari. Gambar dari Pixabay.

Saya tidak melarang siswa-siswa saya bermain game online. Tapi saya mengingatkan mereka agar tidak melupakan aktivitas belajar mereka.

Saya berbagi pengalaman ketika saya aktif bermain game online. Bermain game online menghabiskan banyak waktu, kata saya kepada murid-murid. Aktivitas saya banyak terganggu. Keinginan untuk menyelesaikan misi-misi di dalam game memotivasi saya untuk menyelesaikannya. Ada kepuasan batin ketika saya berhasil menyelesaikan misi-misi tersebut.

Beberapa Keluhan

Waktu adalah uang. Benar! Saya menghabiskan banyak waktu saat bermain game. Saya juga telah menggunakan uang yang begitu berharga. Bermain game bukan saja menghabiskan waktu, tapi juga menghabiskan uang karena saya kerap membeli beberapa item yang disediakan oleh pengembang game. Saya menyadari bahwa saya sedang terjebak dalam sebuah situasi rumit namun menyenangkan. 
Ketika bermain game, saya juga melupakan waktu tidur. Semakin seru saya bermain game, semakin lupa saya untuk tidur. Kadang-kadang saya baru tertidur pada jam 3 pagi. Dampaknya adalah saya merasa tidak segar keesokan harinya ketika saya melakukan aktivitas-aktivitas.
Keluhan lain yang saya alami adalah mata saya menjadi berair. Layar android atau layar laptop menyebabkan mata saya kelelahan. Saat ini, saya harus menggunakan kaca mata ketika beraktivitas di depan komputer atau laptop.
Tiga kesimpulan di atas merupakan dampak buruk bagi saya ketika bermain video game dan game online. Apakah dampak ini juga dialami oleh siswa-siswa saya?

Beberapa Fenomena pada Siswa

Beberapa siswa saya yang aktif bermain game jarang menyelesaikan pekerjaan rumah mereka. ini fakta yang saya temukan di dalam kelas. Tentu saja dampak ini sangat buruk terhadap aktivitas belajar mereka. Bermain game online sangat menyita waktu belajar mereka. Jika ini terus berlanjut, maka dikhawatirkan akan berdampak terhadap prestasi akademik mereka.
Selain itu ada beberapa fenomena lain yang dialami siswa akibat sering bermain game online, yaitu:
  • Tubuh merasa tidak fit
  • Beberapa siswa merasa kelelahan sehingga mereka mengantuk di dalam kelas
  • Tidak fokus dalam belajar
  • Konsentrasi sering buyar
  • Datang sekolah sering terlambat
  • Emosi tidak terkontrol

Peran Orang Tua

Saat saya menemukan beberapa fenomena siswa saya di atas, di sinilah peran orang tua di rumah sangat dibutuhkan. Saya menghubungi orang tua mereka dan saya menjelaskan perkembangan anak-anak mereka di kelas saya. Apakah cara ini efektif? Saya pikir, cara ini akan efektif ketika saya dan orang tua mereka saling bekerjasama dalam memantau perkembangan anak-anak. 
Guru memiliki keterbatasan untuk mengawasi murid-murid mereka di luar lingkungan sekolah. Apalagi murid yang dihadapi sangat banyak. Namun jika fenomena di atas terjadi di lingkungan sekolah, maka guru wajib memberikan pendampingan bagi siswa-siswa tersebut.
Barangkali salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membatasi kecanduan game online anak-anak adalah dengan memberikan mereka pekerjaan rumah. Tingkat keefektifannya pun tergantung kepada kualitas pekerjaan rumah yang dibebankan. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *