Ikan Mulus, Jokowi, dan Aceh

ikan mulus jokowi

Ada kejadian unik saat Jokowi berkunjung ke Bireuen, Aceh pada tanggal 22 Februari 2020. Kunjungan Jokowi ke Bireuen untuk menghadiri acara Kenduri Kebangsaan yang dipusatkan di Sekolah Sukma Bangsa Bireuen. Kejadian lucu ini membuat ribuan orang yang hadir tertawa terbahak-bahak.

Apa pasalnya?

Seorang ibu rumah tangga yang mendapatkan kesempatan untuk berdiri di samping Jokowi menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Jokowi. Pertanyaannya sangat gampang sebenarnya.

Jokowi: “Coba sebutkan tiga nama ikan!”

Ibu rumah tangga: “Ikan tongkol, ikan mujair, dan ikan mulus.”

Ketika mendengar nama ikan mulus, ribuan hadirin tertawa geli. Jokowi pun merasa keheranan mendengar nama ikan mulus. Mungkin beliau belum pernah mendengar nama ikan mulus.

Namun tak lama kemudian, si ibu rumah tangga ini pun meralat jawabannya. “Ikan bandeng,” jawab ibu tersebut.

Ikan mulus
Ikan bandeng, dalam bahasa Aceh berarti eungkot muloh. Sumber gambar dari Pxhere.

Eungkot Muloh Alias Ikan Mulus

Barangkali tidak pernah terlintas dalam benak si ibu rumah tangga ini untuk menyebutkan nama ikan mulus di hadapan pak presiden. Saya melihat spontanitas yang polos dari seorang ibu yang memang tidak pernah terpisahkan dari dapur.

Eungkot muloh kerap ditemukan di Aceh. Seakan tidak pernah mengenal musim, ikan mulus (ikan bandeng) ini selalu mudah ditemukan di pasar ikan. Di beberapa tempat, ikan bandeng juga menjadi menu makanan dalam acara kenduri-kenduri.

Jadi saat ibu rumah tangga ini salah mengucapkan nama ikan, barangkali ini hal yang wajar dan bukan suatu kesengajaan. Malah ini menjadi sebuah hiburan yang berkelas.

Kunjungan Jokowi Ke Aceh

Kunjungan Jokowi ke Aceh kali ini adalah untuk melihat perkembangan pembangunan jalan tol pertama di Aceh. Alhamdulillah, jalan tol yang menembus Aceh Besar – Pidie ini akan siap digunakan sebelum liburan hari raya Idul Fitri.

Ini merupakan berita gembira karena dengan adanya tol ini dapat mempersingkat jarak tempuh Banda Aceh – Sigli. Saat ini, untuk menempuh jarak tersebut kita harus melewati pegunungan Seulawah yang berliku-liku.

Pembangunan tol Aceh ini termasuk cepat. Jokowi kaget melihat progres pembangunan tol ini. Hal ini juga tidak terlepas dari peran pemerintah daerah. Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol berjalan dengan lancar tanpa kendala. Padahal Jokowi mengakui bahwa pembebasan lahan termasuk salah satu faktor yang menghambat pembangunan infrastruktur.

Setelah meninjau pembangunan jalan tol, keesokan harinya Jokowi menghadiri Kenduri Kebangsaan di Bireuen. Ada beberapa agenda Jokowi di Bireuen, misalnya meresmikan mesin cetak KTP, menyerahkan sertifikat tanah kepada masyarakat, dan tentu juga menghadiri Kenduri Kebangsaan dengan suguhan seni dan budaya Aceh. Oh ya Pak Jokowi, bagaimana rasanya mencicipi kuah beulangong?

Ikan Mulus Jokowi

Kunjungan Jokowi ke Aceh untuk kesempatan ini kita harapkan memberi kesan yang bagus. Semoga Jokowi puas dengan suguhan kenduri di Aceh. Meskipun beliau tahu bahwa pemilih dirinya di Aceh sangat sedikit, tapi beliau tidak menaruh dendam. Hal itu terlihat dari ekspresi wajahnya saat berada di Aceh. Sedikit pun tidak ada rasa kecewa.

Dan semoga Pak Jokowi dapat menambah nama ikan mulus dalam memorinya sebagai nama ikan yang baru. Atau setidaknya Pak Jokowi mengingat satu kosa kata Aceh untuk nama ikan tersebut, ikan bandeng alias ikan mulus alias eungkot muloh.

Kalau Pak Jokowi makan ikan bandeng atau ikan mulus, jangan lupakan Aceh ya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *