Imunoterapi: Terapi Imun untuk Kalahkan Kanker

Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang paling ditakuti. Jika mendengar nama kanker, pasti terbayang dalam benak kita tentang kematian. Ya, banyak penderita kanker merasa frustrasi dalam kehidupan mereka. Hal ini menyebabkan penderita kanker mengalami stres berat dan malah membuat penyakitnya bertambah parah.

Apa itu kanker? Kanker mengacu pada penyakit dengan karakteristik adanya perkembangan sel abnormal. Sel ini kemudian membelah diri dan masuk ke dalam jaringan tubuh serta menghancurkan jaringan tubuh tersebut. 1 Jika tidak segera diatasi, maka jaringan sel abnormal ini akan menggerogoti tubuh manusia.

Ada beberapa jenis kanker yang paling banyak dialami oleh penduduk Indonesia, misalnya kanker paru-paru, kanker payudara, kanker hati, dan kanker leher rahim. Meskipun penyakit kanker sangat berbahaya dan mematikan, namun pengobatan-pengobatan untuk melawan kanker terus dikembangkan oleh para dokter. Salah satu pengobatan untuk melawan kanker adalah imunoterapi.

Sekilas Tentang Imunoterapi

Imunoterapi adalah pengobatan atau pencegahan penyakit (seperti gangguan autoimun, alergi, atau kanker) yang melibatkan stimulasi, peningkatan, penindasan atau desensitisasi sistem kekebalan tubuh.2

Sebagai salah satu metode untuk kalahkan kanker, imunoterapi bertujuan untuk menstimulasi sistem imun yang menargetkan dan membunuh sel kanker.3 Pada kondisi normal, sistem imun tubuh akan mengerahkan pasukan sel T untuk mendeteksi dan menghancurkan sel asing. Sistem imun bekerja dengan cara:

  • Mencari; sel T akan mencari sesuatu yang berbahaya di dalam tubuh
  • Memindai; sel T memindai sel-sel untuk membedakan antara sel normal dan sel asing
  • Menyingkirkan; sel T akan menyerang sel asing yang telah dideteksi

Namun, pasukan sel T ini kadang-kadang kerap kecolongan karena ada beberapa sel kanker yang tidak terdeteksi. Sel kanker ini menghasilkan protein PD-L1 (Programmed Death-Ligand 1) yang membuat sel kanker dapat menghindari sistem imun tubuh.

Ilustrasi sel kanker yang lolos dari pasukan sel T
Ilustrasi sel kanker yang lolos dari sel T. Gambar diambil dari situs web Genentech.

Sejarah Imunoterapi untuk Kalahkan Kanker

Ada beberapa terapi yang digunakan untuk pengobatan kanker, seperti melakukan pembedahan, kemoterapi, radioterapi atau terapi dengan menargetkan sel kanker. Namun, semua terapi tersebut tidak menghilangkan sel kanker secara menyeluruh. Penelitian dalam mencari anti PD-L1 untuk kalahkan kanker akhirnya menemui titik terang.

Sekitar tahun 1890, William Coley, seorang ahli bedah di Amerika Serikat menunjukkan bahwa bakteri Streptococcal dapat menginduksi respon imun untuk kalahkan kanker. Tahun 1960, beberapa peneliti menemukan bahwa limfosit dapat memeriksa jaringan secara berkelanjutan. Limfosit selanjutnya mengenali antigen terkait tumor untuk mengalahkan kanker. Tahun-tahun berikutnya menjadi masa pencerahan bagi imunoterapi. Tahun 1970-an dan 1980-an, ahli imunologi secara intens meneliti serum antibodi yang mengikat tumor.

Nah, pada tahun 1990-an menjadi puncak bagi perkembangan imunoterapi. Beberapa peristiwa penting terjadi di masa ini, misalnya US FDA (BPOM-nya Amerika Serikat) telah menyetujui beberapa vaksin untuk imunoterapi. Memasuki abad 21, beberapa antibodi untuk imun telah ditemukan.4

Imunoterapi Memperpanjang Harapan Hidup Pasien Kanker

Kita tahu bahwa urusan hidup dan mati hanyalah Tuhan yang tentukan. Tapi sebagai manusia, kita diwajibkan untuk berusaha mempertahankan hidup dari ancaman kematian, termasuk kanker. Imunoterapi untuk kalahkan kanker juga sedang dikembangkan di Indonesia. Meskipun harganya agak mahal, namun imunoterapi memberi harapan besar bagi kehidupan dibandingkan dengan beberapa terapi kanker lainnya.

Ilustrasi Imunoterapi kalahkan kanker karya Pedromics

Imunoterapi dibagi menjadi dua, yaitu imunoterapi pasif dan imunoterapi aktif. Imunoterapi pasif diberikan berdasarkan transfer adoptif sel-sel imun. Termasuk imunoterapi pasif antara lain terapi sel T adoptif, penggunaan virus onkolotik, antibodi monoklonal dengan target tumor. Imunoterapi aktif merangsang sistem imun pasien dengan menggunakan efek anti-tumor spesifik anti gen. Termasuk imunoterapi aktif yaitu vaksin kanker, sitokin, antibodi monoklonal imunomodulator.5

Lantas bagaimana kemajuan yang dialami dalam imunoterapi untuk kalahkan kanker? Ada beberapa hal yang harus Anda pahami terkait kemajuan imunoterapi6, yaitu:

  • Imunoterapi kanker tidak lagi sekadar meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Imunoterapi tidak harus selalu bekerja sendiri
  • Antibodi kini dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker
  • Imunoterapi kanker dapat dipersonalisasi berdasarkan biologi tumor bagi setiap individu
  • Kemajuan dalam perkembangan imunoterapi kanker terjadi seiring dengan perubahan pola pikir

Bagaimana Imunoterapi Mampu Mengalahkan Kanker?

Video di bawah ini dapat menjelaskan bagaimana imunoterapi dapat mengalahkan kanker. Setidaknya ada lima cara untuk menghentikan kanker melalui imunoterapi7, yaitu:

  1. Antibodi monoklonal: menjadikan kanker sebagai target
  2. Cekpoin inhibator: ibarat rem kendaraan dari sistem kekebalan tubuh
  3. Vaksin kanker: langkah awal sistem kekebalan tubuh untuk merespon kanker
  4. Terapi sel adaptif: mengubah sel T menjadi pejuang kanker
  5. Terapi virus onkolitik: dinamit untuk sel kanker
Video tentang 5 cara mengalahkan kanker melalui imunoterapi. Sumber dari situs Cancer Research Institute.

Periksa Kesehatan Anda Secara Berkala

Jangan pernah meremehkan kanker. Penyakit ini begitu mudah menyebar di dalam tubuh kita. Jika tidak dideteksi sedini mungkin, penyebaran sel kanker akan sulit untuk dihentikan. Jika Anda mengalami keluhan apa pun di dalam tubuh Anda, jangan tunda lagi. Segera periksakan kesehatan tubuh Anda ke dokter.

Kenalilah beberapa resiko yang menyebabkan kanker, seperti faktor usia, faktor pola hidup yang tidak sehat, faktor pola makan yang tidak teratur, faktor keturunan, dan faktor kondisi kesehatan.

Kesehatan adalah aset dan investasi berharga bagi kehidupan. Jika Anda mengalami sakit parah, tentu pengobatannya membutuhkan biaya yang mahal. Jadi tidak ada salahnya jika Anda meluangkan sedikit waktu dan biaya untuk memeriksa kesehatan sebagai upaya pencegahan. Bukankah mencegah itu lebih baik daripada mengobati?

Kesimpulan

Imunoterapi merupakan salah satu pengobatan kanker yang diyakini mampu memberi harapan kehidupan bagi penderita kanker. Terapi imun untuk kalahkan kanker ini terus dikembangkan secara inovatif oleh pada peneliti. Imunoterapi bertujuan menstimulasi sistem kekebalan tubuh manusia untuk menargetkan sel kanker.

Untuk menjaga kesehatan Anda dari resiko kanker, maka Anda perlu memahami beberapa hal yang bisa menyebabkan kanker. Beberapa faktor resiko kanker antara lain usia, pola hidup dan pola makan yang tidak sehat, genetika, dan kondisi kesehatan. Jika Anda mengalami keluhan-keluhan kesehatan, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter. Jangan biarkan penyakit mengalahkan Anda!

Referensi:

  1. Website Kalahkan Kanker. Definisi Kanker. https://kalahkankanker.com/kanker/tentang-kanker/ . Diakses 14 Februari 2020
  2. Merriam-Webster. https://www.merriam-webster.com/dictionary/immunotherapy Diakses 14 Februari 2020
  3. Website Kalahkan Kanker. Imunoterapi Kanker. https://kalahkankanker.com/imunoterapikanker/. Diakses 14 Februari 2020
  4. Hastarita Lawrenti. 2018. “Perkembangan Imunoterapi untuk Kanker”. Majalah CDK (Cermin Dunia Kedokteran) Edisi 267/Vol. 45 No. 8. hal. 616
  5. Hastarita Lawrenti. Ibid. hal. 617
  6. Website Kalahkan Kanker. Lihat pada E-Poster Imunoterapi Kanker. https://kalahkankanker.com/imunoterapikanker/. Diakses 14 Februari 2020
  7. Cancer Research Institute. Immunotheraphy: 5 Ways to Stop Cancer. https://www.newswise.com/articles/immunotherapy-5-ways-to-stop-cancer. Diakses 14 Februari 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *