Pentingnya Tangkas Berinternet Bagi Anak-anak

seorang anak bermain dengan handphone

Anak-anak zaman sekarang sudah mengenal apa yang namanya dengan internet. Beberapa anak telah memiliki gadget sendiri yang terhubung dengan internet. Mereka dengan mudah mengakses situs web yang menyajikan beragam informasi. Jika informasi-informasi tersebut diakses tanpa filter yang baik, maka dikhawatirkan anak-anak akan menjadi korban dari kemajuan teknologi tersebut.

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah apakah internet aman diakses bagi anak-anak? Dan bagaimana cara agar tangkas berinternet?

Kita tahu bahwa internet merupakan bagian dari literasi digital. Anak-anak dapat memperoleh informasi maupun wawasan tentang dunia. Tugas-tugas di sekolah pun sangat terbantu dengan adanya internet. Anak-anak yang gemar membaca pun menjadikan internet sebagai buku digital mereka. Literasi digital ini pun sudah menjadi kewajiban bagi anak-anak di dunia yang lebih maju.

Namun, ada bahaya yang tersembunyi di balik internet tersebut. Ada situs web dengan sengaja menanamkan virus-virus jahat yang bertujuan untuk mencuri data pengguna. Atau ada situs web yang sengaja menyebarkan informasi bohong alias hoax. Ada juga situs web yang menghasut pembacanya untuk melakukan hal-hal buruk. Dan berbagai keburukan lain yang semuanya itu siap mengintai anak-anak kita.

Beberapa waktu silam, tepatnya tanggal 11 Februari 2020, diperingatilah Hari Aman Berinternet Sedunia. Peringatan ini bukan peringatan biasa. Tapi dengan adanya hari peringatan ini, dunia diajak untuk menyadari betapa pentingnya keamanan dalam berinternet.

Untuk tahun ini, Google merayakan Hari Aman Berinternet Sedunia dengan meluncurkan program Tangkas Berinternet. Program ini adalah sebagai bentuk dukungan bagi kemajuan literasi digital.

Apa Itu Tangkas Berinternet?

Tangkas Berinternet adalah sebuah program literasi digital yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan dan keamanan berinternet bagi anak-anak. Bagaimana caranya? Google telah menawarkan beberapa tips agar anak-anak tangkas berinternet.

1. Cerdas Berinternet

Informasi yang disajikan dalam internet sangat beragam. Anak-anak harus cermat dalam memahami informasi tersebut. Anak-anak diajarkan untuk bertanggungjawab terhadap apa yang mereka baca. Jangan asal berbagi informasi yang belum tentu jelas kebenarannya. Oleh karena itu berhati-hatilah dalam membagi suatu informasi.

2. Cermat Berinternet

Selanjutnya dalam tangkas berinternet, anak-anak juga harus cermat dalam berinternet. Jangan mudah tertipu terhadap isi konten yang dibaca. Belum tentu apa yang dilihatnya di internet mutlak benar dalam kehidupan nyata.

3. Tangguh Berinternet

Anak-anak yang polos kadang-kadang kurang mampu untuk menjaga privasi mereka. Tangguh berinternet harus dimiliki oleh anak-anak agar mereka mampu menjaga rahasia mereka sendiri. Pentingnya menjaga rahasia terutama untuk menghindari ulah tangan usil yang mencuri data anak-anak atau menanamkan virus berbahaya. Jika tidak diantisipasi, virus berbahaya ini mampu merusak perangkat yang mereka gunakan, mencuri data-data penting, bahkan bisa merusak hubungan sosial di dunia maya.

4. Bijak Berinternet

Dalam kehidupan bermedia sosial, anak-anak memiliki komunitasnya sendiri. Tidak salahnya bagi mereka untuk menebarkan kebaikan dengan menjadi teladan bagi orang lain. Kasus perundungan di media sosial kerap terjadi. Jika ini terus berlanjut, maka berdampak bagi psikologis anak-anak yang dirundung. Jadilah contoh yang baik dengan tidak ikut-ikutan berperilaku buruk.

5. Berani Berinternet

Poin penting di sini adalah keterlibatan anak-anak dalam interaksi mereka bersama orang dewasa. Anak-anak harus merasa nyaman untuk berkomunikasi dengan orang dewasa yang mereka percayai. Tanyakanlah dan jangan ragu-ragu.

Peran Orang Tua dalam Program Tangkas Berinternet

Di mana pun, orang tua tetap berperan penting terhadap kemajuan anak-anaknya. Begitu juga dengan berinternet. Orang tua harus mengontrol anak-anaknya dalam berinternet. Mereka juga harus memahami program tangkas berinternet.

Jika tangkas berinternet ini dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga, maka orang tua tidak perlu lagi merasa khawatir dengan keamanan berinternet anak-anak mereka. Berilah rasa nyaman kepada anak-anak dalam berinternet. Namun jika anak-anak sudah di luar kendali, itu lain lagi persoalannya. Anak-anak seperti ini harus ditangani dengan kepala dingin.

Anak-anak adalah aset berharga bagi orang tua. Marilah kita menjaga kehidupan mereka agar menjadi lebih baik. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *