cerpen

Ilustrasi tukang sembelih

Juru Sembelih

Temaram cahaya serungkeng hanya mampu membuat pandanganku berbayang-bayang. Samar tubuh Bapak memantul di dinding gua. Pantulan itu menegaskan batinku bahwa dia melakukan sebuah ritual sembahyang. Tapi sembahyang yang begitu lama. Diselingi dengan bahasa-bahasa aneh yang membuatku yakin kalau itu bukanlah salat subuh.