Tips dan Kiat Lulus PPG

Tips dan Kiat Lulus PPG

Setelah mengikuti serangkaian proses kegiatan PPG yang melelahkan akhirnya saya dinyatakan lulus UKMPPG (Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru). Duuh! Betapa senangnya hati saya. Betapa tidak! Lebih kurang enam bulan perjuangan yang harus saya lalui untuk bisa mencapai predikat lulus.

Nah, bagi teman-teman yang belum lulus PPG, saya hanya bisa memberi atensi agar teman-teman bisa bersabar dan semoga bisa lulus untuk UP susulan (retaker).

Bagi yang belum pernah mengikuti UP (Uji Pengetahuan), saya akan membagikan beberapa tips dan kiat saya pribadi. Tips dan kiat ini merupakan pengalaman pribadi saya selama mengikuti UP. Perlu diketahui bahwa UP sangat menentukan kita untuk memperoleh sertifikat guru profesional. Tapi bukan berarti tahap lain tidak penting. Sebelum kita mengikuti UP, kita harus lulus dulu dalam Uji Kinerja. Lalu sebelum Uji Kinerja kita juga harus lulus nilai PPL. Sebelum PPL, kita juga harus lulus dalam lokakarya. Sebelum mengikuti lokakarya, kita wajib lulus pembelajaran daring. Semua tahapan PPG dalam jabatan saling terkait.

Baiklah, teman-teman mungkin tidak sabar ingin mengetahui tips dan kiat lulus PPG. Mari dibaca tips dan kiat berikut:

1. Mersiapkan fisik dan mental

Menjelang UP kita harus mempersipkan diri baik secara fisik dan mental. Kita harus menjaga kesehatan fisik kita agar tetap bugar saat mengikuti ujian. Apalagi selama tiga jam di ruang ujian yang diawasi ketat, kita tidak boleh sering-sering keluar ruangan ujian. Untuk menjaga kesehatan fisik berarti kita harus memperhatikan pola makan dan pola tidur. Makanlah teratur dan tidurlah dengan tepat waktu. Mental juga harus dipersiapkan sebaik mungkin. Kita tidak boleh stres memikirkan tantangan yang belum kita hadapi. Terimalah ujian atau tantangan tersebut dengan niat dan hati yang bersih. Buang semua pikiran buruk menjelang UP, misalnya pikiran bahwa kita tidak akan lulus. Berpikirlah positif dan tetap optimis.

2. Belajar kisi-kisi soal

Biasanya sebelum mengikuti UP, panitia telah memberikan kisi-kisi soal. Ada 120 kisi soal yang disajikan oleh panitia pusat sesuai dengan bidang masing-masing. Kisi-kisi soal tersebut banyak yang sesuai dengan soal UP yang saya ikuti. Hanya saja kisi-kisi soal masih tampak umum sekali. Jika kita tidak jeli atau tidak memahami kisi-kisi soal tersebut, kita tidak akan menemukan soal-soal UP yang sesuai dengan keinginan kita. Jadinya kita nyelutuk sendiri dan mengatakan bahwa kisi-kisi soal tidak sama dengan UP. Nah, untuk itulah kita perlu kiat selanjutnya.

3. Belajar kelompok

Kiat ini juga tak kalah pentingnya. Kisi-kisi soal UP belum tentu kita pahami seluruhnya. Untuk itu belajar kelompok adalah solusi yang tepat untuk membahas kisi-kisi soal UP. Dalam setiap kelompok pastilah ada seseorang atau lebih yang bisa memahami setiap butir kisi-kisi soal. Belajar kelompok sangat menyenangkan dan terlihat lebih santai, namun serius. Jangan banyak main-main dalam kelompok. Biasanya ada nih yang suka iseng dalam kelompok. Kalau keterusan main-main nanti ga sempat belajar.

4. Begabung dengan grup di media sosial

Dengan bergabung di grup media sosial terkait PPG, kita bisa memperoleh banyak informasi penting atau banyak peserta grup yang membagikan prediksi soal-soal UP di seluruh Indonesia. Pengalaman saya di gurp media sosial menemukan banyak sekali prediksi soal yang dibagi di sini. Tapi kita harus cermat memilih prediksi soal tersebut. Saking banyaknya kadang-kadang ada soal yang tidak sesuai dengan butir kisi-kisi. Hati-hati lho. 

5. Shalat sunat sebelum ujian

Sebagai manusia yang meyakini adanya Tuhan, tidak salahnya kita melakukan shalat sunat sebelum mengikuti ujian. Ini khusus yang Muslim. Bagi penganut agama lain bisa melakukan dengan cara yang berbeda sesuai dengan keyakinan mereka. Shalat sunat dapat menenangkan batin kita dan secara psikologis dapat membuat pikiran kita menjadi tenang.

6. Memanfaatkan waktu sebaik mungkin saat ujian

Saat ujian berlangsung kita hanya diberikan waktu sekitar 180 menit untuk menuntaskan sebanyak 140 butir soal. Soal-soal yang disajikan sangat susah dan panjang-panjang. Narasi soal sangat bertele-tele dan menghabiskan waktu kita untuk mencerna butir soal tersebut. Nah, untuk meminimilasir kemungkinan tidak terjawab soal seluruhnya, saya menyarankan kepada Anda untuk langsung membaca pertanyaan dari soal tersebut. Jika sudah paham pertanyaannya, kita tinggal mencocokkannya dengan narasi soal dan pilihan jawaban yang tersedia. Setidaknya bisa menghemat waktu kita. Tapi jika pertanyaan belum Anda pahami, terpaksa Anda harus membaca narasi soal yang panjang tersebut dengan teliti dan konsentrasi agar tidak mengulang-ulang untuk membaca kembali narasi soal itu. Dari 140 soal UP yang saya hadapi, paling sukar tentu saja soal profesional dibandingkan soal pedagogi dan soal kepribadian.

7. Berdoa

Tips dan Kiat Lulus PPG

Usaha telah kita lakukan semaksimal mungkin. Sambil menunggu hasil kelulusan, usaha terakhir yang bisa dilakukan adalah berdoa. Saya selalu berdoa untuk meminta kelulusan kepada Tuhan setiap selesai shalat fardhu. Sebagai hamba Tuhan yang sangat lemah, tentu berdoa adalah jalan terbaik untuk meminta kepada Tuhan. Jangan pernah ragu dan sungkan. Hanya kepada Tuhan kita layak mengemis dan menghamba.

Nah, itu saja tips dan kita-kita dari saya pribadi sesuai dengan pengalaman. Seperti yang bisa Anda lihat di gambar terakhir, Alhmadulillah akhirnya saya lulus PPG Daljab tahun 2019 dengan penuh perjuangan dan semangat 1945 yang terus berkobar. Bagi yang belum lulus, saya berharap teman-teman dapat terus belajar dengan lebih giat. Tidak ada salahnya tips dan kiat saya digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *